Beranda » Edukasi » Pendidikan Agama Islam » Kisah 25 Nabi dan Rasul » Sejarah Singkat Tentang Nabi Ibrahim As

Sejarah Singkat Tentang Nabi Ibrahim As

T Diposting oleh pada 22 April 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 43 kali

Sejarah Singkat tentang Nabi Ibrahim As

Nabi Ibrahim merupakan seorang nabi yang hidup di masa jahiliyah, masa dimana puncak dari berkumpulnya orang musyrik dan kafir. Beliau lahir pada tahun 2295 sebelum masehi di mausul. Nabi Ibrahim merupakan anak dari seorang pengrajin berhala yang termasyur pada jaman tersebut. Pada jaman beliau di mausul di perintah oleh Raja Namrud yang memerintahkan rakyatnya untuk menyembahnya sebagai tuhan.

Kelahiran Nabi Ibrahim

Pada saat Nabi Ibrahim lahir , Raja Namrud memerintahkan agar setiap bayi laki-laki yang lahir harus dibunuh, ayah Nabi Ibrahim menyembunyikan Beliau di hutan untuk menyelamatkan bani Ibrahim dari pasukan Raja Namrud. Saat Nabi Ibrahim mulai tumbuh besar beliau mulai berpikir kenapa masyarakat menyembah berhala, padahal berhala hanya benda mati yang terbuat dari batu sehingga beliau tidak mau menyembah berhala.

Beliau melihat benda-benda di langit seperti bintang dan bulan kemudian beliau berpikir bahwa “ apakah benda-benda di langit itu lah tuhan?”, namun beliau melihat bulan, bintang dan matahari tersebut terbenam dan menghilang, sehingga beliau berkata “ aku tidak akan bertuhan kepada benda-benda seperti itu”. Hal ini telah dikisahkan dalam Alquran Surat Al An’am Ayat 76-79. Saat Nabi beranjak dewasa, Allah memberikan akal, pikiran yang luar biasa cerdas sehingga saat itu lah Nabi Ibrahim mulai mendakwah.

Masa dakwah Nabi Ibrahim

Dalam menjalankan dakwahnya Beliau dihadang dengan persoalan berat, masa jahiliyah adalah masa keserakahan, dan keburukan umat manusia terbesar. Berhala tersebar dimana-mana dijadikan tuhan yang disembah oleh Raja Namrud dan rakyatnya. Suatu hari pada saat orang-orang di Negara Nabi pergi dan meninggalkan kampungnya, Nabi Ibrahim memiliki akal untuk menghancurkan semua berhala-berhala itu, Beliau menghancurkan berhala-berhala itu dengan sebuah kapak, lalu beliau menyisakan satu berhala dan sengaja menaruh kapak sebagai kalung berhala tersebut.

Setelah Raja Namrud dan pengikutnya kembali ke  negerinya, Raja Namrud sangat marah mengetahui kejadian tersebut, raja langsung menuduh Nabi Ibrahim sebagai pelakunya karena raja tahu bahwa Beliau tidak suka terhadap berhala-berhala itu, raja meminta agar Nabi Ibrahim dibawa ke hadapannya untuk di hukum.

Nabi Ibrahim tidak mengaku bahwa ia lah yang menghancurkan berhala-berhala itu, dengan kecerdasan nabi, Beliau berkata bahwa berhala besar yang berkalung kapak itulah yang menghancurkan berhala-berhala lainnya itu. Raja Namrud tertawa dan mengatakan bahwa tidak mungkin berhala batu bisa melakukan hal seperti itu. Dari situlah nabi lalu mengatakan bahwa berhala yang tidak bisa melakukan apa-apa, kenapa harus disembah?.

Mendengar perkataan Nabi Ibrahim tersebut para pengikut Raja Namrud tersadar bahwa berhala yang mereka sembah selama ini bukanlah tuhan.  Raja Namrud semakin marah terhadap Beliau, raja memerintahkan pasukannya untuk membakar Beliau hidup-hidup. Nabi di ikat di tengah tumpukan kayu lalu raja memerintahkan untuk menghidupkan api untuk membakar Nabi Ibrahim.

Atas kuasa dan izin Allah Nabi Ibrahim diselamatkan dari kobaran api yang panas tersebut. Melalui surat An Anbiya ayat 69 Allah berfirman “ kami berfirman “ hai api, menjadi dinginlah dan menjadi keselamatan bagi Ibrahim”. Betapa terkejutnya Raja Namrud dan pengikutnya ketika api yang besar itu padam Nabi Ibrahim keluar tanpa luka sedikitpun.

Nabi Ibrahim Di Uji Untuk Mengorbankan Anaknya

Nabi Ibrahim mempunyai dua istri yang bernama sarah dan Siti Hajar, serta memiliki dua anak yang bernama Ismail dan Ishaq, Nabi Ibrahim saat lahir anak pertamanya yaitu Ismail, Allah memerintahkan Beliau untuk menyembelih anak nya tersebut, padahal Beliau telah menanti berpuluh-puluh tahun agar dapat dikaruniai anak, karena kkecintaan dan ketaqwaannya kepada Allah.

Nabi Ibrahim bersedia menyembelih anaknya ismail dengan tulus ikhlas, melihat ketaqwaan Beliau tersebut Allah kemudian mengganti ismail dengan seekor kambing. Untuk menghormati peristiwa tersebut umat Islam di setiap tanggal 10 dzulhijah melakukan penyembelihan hewan qurban. Nabi Ibrahim pada akhirnya wafat dalam usia lebih dari 200 tahun. Kemudian dakwahnya digantikan kedua anaknya yaitu Ismali dan Ishaq, keduanya pun  juga diakui sebagai nabi.

Belum ada Komentar untuk Sejarah Singkat Tentang Nabi Ibrahim As

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

a Artikel Terkait Sejarah Singkat Tentang Nabi Ibrahim As

Merinding, Ternyata Malaikat Maut Mengunjungi Manusia Setiap 21 Menit Sekali

Merinding, Ternyata Malaikat Maut Mengunjungi Manusia Setiap 21 Menit Sekali

T 15 July 2019 F A suyanasmart

Ternyata Malaikat maut tidak hanya datang saat nyawa manusia akan dicabut, namun mencapai hingga 70 kali dalam sehari. Itu artinya Izrail menziarahi manusia setiap 21 menit sekali. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist nabi yang diriwayatkan Abdullah Ibnu Abbas Radhiallahu anhu,... Selengkapnya

Kisah singkat nabi luth dan kaumnya

Kisah Singkat Nabi Luth Alaihissalam dan Kaumnya

T 15 January 2019 F , , , A suyanasmart

Teman, ada 25 Nabi dan rosul yang harus kita ketahui, salah satunya adalah Nabi Luth AS. Semua Nabi dan Rasul yang diutus Allah SWT adalah orang-orang pilihan, dengan keunikan dan mukjizat Nabi masing-masing. Nabi Luth Alaihissalam adalah keponakan Nabi Ibrahim... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.